Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

10 Mitos vs Fakta Seputar Gigi dan Mulut


drg. Martha Mozartha


Mitos vs Fakta # 1
Mitos: Gigi atas yang sakit jika dicabut akan mempengaruhi syaraf mata. Bahkan dapat menyebabkan kebutaan.

Fakta: Syaraf yang berada di gigi geligi atas berbeda dengan syaraf mata. Bila seseorang sakit gigi karena karies (lubang gigi) pada gigi atas, penjalaran infeksinya memang dapat mencapai pipi hingga mata. Namun pencabutan gigi atas tidak akan menyebabkan kebutaan.

Mitos vs Fakta # 2
Mitos: Sakit gigi dapat disembuhkan cukup dengan minum obat penghilang rasa sakit (analgesik).

Fakta: Obat “pain killer” hanya membantu untuk menghilangkan rasa sakit sementara, namun infeksi bakteri pada gigi tetap ada dan suatu waktu rasa sakit akan timbul lagi. Maka jika terjadi karies, gigi tersebut harus dirawat. Bila karies belum mencapai jaringan syaraf, gigi masih bisa ditambal. Namun bila jaringan syaraf sudah terekspos, maka gigi sudah tidak bisa langsung ditambal tapi harus dilakukan perawatan saluran akar terlebih dulu.

Mitos vs Fakta # 3

Mitos: Gigi tidak perlu dicabut dan boleh dibiarkan saja bila yang tersisa tinggal akarnya saja. Toh, sudah tidak ada keluhan yang dirasakan.

Fakta: Bila gigi berlubang dibiarkan dan tidak dirawat, lama kelamaan gigi tersebut dapat patah sedikit demi sedikit karena adanya tekanan kunyah. Pada akhirnya, mahkota gigi habis dan yang tersisa tinggal akarnya saja. Biasanya pada gigi tersebut sudah tidak ada keluhan lagi. Namun bukan berati masalah sudah selesai. Akar gigi yang terekspos dengan lingkungan gigi tetap dapat menjadi sumber infeksi. oleh karena itu, biarpun sudah tidak terasa sakit gigi tersebut tetap harus dicabut dan dibuatkan gigi tiruan penggantinya.

Mitos vs Fakta # 4
Mitos: Anak yang punya kebiasaan menghisap jari giginya bisa maju atau tonggos.

Fakta: Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kebiasaan thumb sucking pada anak dapat menyebabkan gigi depannya tonggos, tapi bergantung pada beberapa hal. Misalnya, sampai berapa lama anak tersebut terbiasa menghisap jari. Seberapa sering ia menghisap jari dalam sehari dan besarnya tekanan hisap si anak juga dapat memengaruhi derajat keparahan. Kebiasaan mengisap jari yang bertahan antara 36 dan 48 bulan dapat meningkatkan risiko majunya gigi depan secara signifikan.

Mitos vs Fakta # 5
Mitos: Bila seseorang sakit gigi lebih baik dicabut daripada ditambal, karena setelah ditambal pun masih bisa sakit lagi.

Fakta: Pencabutan gigi adalah alternatif terakhir, bila perawatan lain sudah tidak mungkin dilakukan. Gigi sebisa mungkin dipertahankan dalam mulut, karena kehilangan satu gigi saja sudah dapat mengurangi efektivitas dalam pengunyahan. Gigi yang hilang sebaiknya diganti dengan gigi tiruan, namun sebaik apapun gigi tiruan masih lebih baik gigi aslinya. Saat ini ilmu dan teknologi di bidang kedokteran gigi telah berkembang pesat. Material kedokteran gigi terus menerus diperbaiki, sehingga hasil tambalan yang baik dan tahan lama dapat dicapai.

Mitos vs Fakta # 6

Mitos: Bau mulut disebabkan karena adanya masalah di pencernaan.

Fakta: Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa 85 persen bau mulut berasal dari gigi dan mulut. Bau mulut yang disebabkan oleh perut sangat jarang terjadi. Bau mulut disebabkan oleh bakteri yang bersarang di dalam mulut, bisa berada di gusi yang meradang, gigi yang berlubang, karang gigi, tambalan yang bocor, dan terutama di bagian belakang lidah. Bakteri yang berkembang dalam lingkungan tanpa oksigen ini memproduksi gas berbau yang disebut ‘volatile sulfur compound’. Inilah yang menyebabkan bau mulut.

Mitos vs Fakta # 7
Mitos: Obat kumur dapat menghilangkan bau mulut.

Fakta: Menurut suatu penelitian yang menguji keefektifan obat kumur yang mengandung essential oil, jumlah bakteri berkurang secara bermakna 12 jam setelah penggunaan. Namun obat kumur hanya efektif dalam jangka waktu yang pendek. Malahan, pemilihan obat kumur harus dilakukan secara hati-hati. Karena obat kumur berbahan dasar alkohol justru dapat memperberat bau mulut bila digunakan secara berlebihan, karena kandungan alkohol dapat membuat mulut menjadi kering. Untuk menghilangkan, atau setidaknya mengurangi bau mulut, pembersihan gigi tidak difokuskan ke permukaan gigi saja melainkan ke seluruh permukaan yang ada di dalam rongga mulut. Terutama jaringan lunak seperti lidah dan gusi.

Mitos vs Fakta # 8
Mitos: Pencabutan gigi tidak boleh dilakukan pada saat wanita sedang menstruasi.

Fakta: Perubahan hormonal yang dialami wanita turut mempengaruhi keadaan di rongga mulutnya. Saat menstruasi, terjadi perubahan hormonal yaitu peningkatan kadar estrogen dan progesteron yang dapat menyebabkan gusi lebih rentan terhadap peradangan. Meski demikian, pencabutan tetap dapat dilakukan pada saat wanita sedang menstruasi. Untuk menghindari risiko, pencabutan sebaiknya ditunda hingga minggu terakhir siklus menstruasi (hari ke 22-28) di mana kadar estrogen sedang rendah.

Mitos vs Fakta # 9
Mitos: Bila gigi anak berlubang tidak perlu ditambal karena nanti juga akan digantikan oleh gigi tetap/permanen.

Fakta: Gigi anak yang berlubang tetap harus ditambal, karena gigi yang berlubang dan tidak dirawat dapat menyebabkan infeksi menjalar ke jaringan pendukung gigi. Hal ini akan mempengaruhi gigi permanennya yang sedang dalam tahap tumbuh kembang. Selain itu adanya karies pada gigi anak dapat menyebabkan anak berkurang nafsu makan dan cenderung rewel.

Mitos vs Fakta # 10
Mitos: Sariawan disebabkan oleh kekurangan vitamin C.

Fakta: Sariawan dalam dunia medis disebut dengan aphtous stomatitis. Penyebab dari penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun ada banyak faktor yang diyakini berkaitan dalam memicu terjadinya sariawan. Di antaranya adalah menurunnya sistem imun (kekebalan tubuh), stres, trauma pada jaringan lunak dalam rongga mulut (seperti tergigit yang berulang-ulang), kurang nutrisi, atau disebabkan karena obat-obatan tertentu. Bila sariawan terjadi berulang-ulang dan hilang timbul, maka disebut recurrent aphtous stomatitis (RAS).[](MM)

Link: http://www.klikdokter.com/article/detail/217
Read More..

Senam Wajah : Solusi Wajah Sehat di Tengah Kesibukan

Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Kesehatan wajah sudah lama menjadi perhatian utama kaum hawa, bahkan kaum adam di era sekarang juga tidak mau ketinggalan dengan memperhatikan kesehatan wajahnya. Walau kesehatan wajah berbeda dengan cantik/tampannya seseorang, akan tetapi keduanya terkait erat. Orang yang sehat wajahnya, tentu lebih membuka kesempatan dirinya untuk tampil cantik/tampan. Kecantikan dan ketampanan akan berpengaruh pada kepercayaan diri, walau tidak selalu demikian. Setidaknya, kesan positif terhadap seseorang dapat ditangkap dari kesan pertama yang paling terlihat, yaitu penampilan wajahnya. Sayangnya, kesibukan modern membuat orang sukar menyisihkan waktu untuk memperhatikan kesehatan wajah.
Hal ini diperparah oleh stres berkepanjangan akibat beban hidup di era modern seperti sekarang. Padahal, kesehatan wajah mempengaruhi performa seseorang dalam bekerja dan bergaul. Wajah yang sehat merupakan salah satu aset untuk lolos dalam seleksi karyawan, terutama dalam bidang pekerjaan terkait pelayanan publik dan hiburan. Kesehatan wajah juga lebih diterima dalam pergaulan sehingga meningkatkan kepercayaan diri seseorang untuk menunjukkan bakat dan kelebihannya yang lain.

Otot-otot Wajah
===========
Namun, bagaimana jika kita kurang punya waktu untuk memperhatikan kesehatan wajah? Salah satu solusinya adalah dengan melakukan senam wajah. Bukankah senam biasa dilakukan khusus untuk bagian tubuh yang lain, selain wajah? Tentu saja tidak, karena wajah memiliki otot-otot seperti bagian tubuh yang lain. Otot-otot pada wajahlah yang membuat kita memiliki ekspresi wajah sedih, marah, gembira, bingung, dan sebagainya. Otot-otot wajah juga membuat kita bisa mengunyah makanan dan mengedipkan mata. Oleh karena itu, otot-otot pada wajah tersebut dapat dilatih melalui senam wajah.

Ukuran dan fungsinya yang berbeda dengan otot tubuh yang lain, membuat latihan senam pada wajah berbeda dengan bagian tubuh lainnya. Gerakannya tidak seekstrim senam tubuh bagian lain sehingga lebih praktis untuk dilakukan. Kepraktisan ini membuat senam wajah dapat dilakukan di sela-sela waktu ketika bekerja sehingga kita tidak perlu waktu khusus yang terlalu banyak untuk melakukannya. Senam wajah dilakukan sekali dalam sehari dan minimal lima kali dalam seminggu untuk memperlancar peredaran darah di wajah, serta melatih otot-otot wajah supaya lebih kencang dan awet muda. Kombinasikan senam wajah dengan pemakaian krim dan masker wajah, serta latihan otot bagian tubuh lainnya supaya mendapat hasil yang optimal. Sebenarnya tidak ada gerakan baku dalam senam wajah dan tiap orang dapat mengembangkan gerakannya sendiri. Di bawah ini adalah salah satu contoh gerakan senam wajah yang dapat dilakukan.

Mengencangkan pipi
=============
Letakkan kedua tangan Anda di kedua pipi kanan dan kiri, lalu usap perlahan dengan sedikit tekanan dan pijatan setelah itu tepuk-tepuk secara perlahan. Lakukan sebanyak 10 kali.

Menghalau kerutan di dahi
================
Letakan jari tangan Anda di bagian bawah dahi, lalu tarik ke atas dahi dengan posisi tangan memisah ke kanan dan ke kiri. Lakukan sebanyak 5 kali.


Mencegah kerutan pada mata
==================
Letakan jari tangan Anda di ujung mata (pelipis), lalu tarik dengan sedikit tekanan ke arah belakang. Lakukan sebanyak 10 kali.

Mengencangkan bibir
=============
Posisi bibir dalam keadaan ingin mencium (monyongkan mulut). Keadaan sedang menyedot sedotan hingga pipi mengerut ke dalam. Kembungkan mulut sehingga pipi menggembung.

Yang tak kalah penting adalah memperhatikan kecantikan dari dalam diri (inner beauty) yang akan muncul jika kita memiliki sifat, pikiran, dan perilaku yang positif. Hal positif dari dalam diri akan terpancar keluar ke permukaan sehingga kecantikan fisik yang kita jaga dapat lebih bertahan lama. Sifat, pikiran, dan perilaku positif tidak hanya berpengaruh pada penampilan fisik, tetapi membuat kita sukses dalam berbagai hal. Selamat mencoba!

Referensi:

1. Sherwood L. Human physiology: from cells to system. 5 th ed. New York: Thompson Learning-Brooksdale Cole; 2004.

2. W. Klaus et al. Fitzpatrick’s dermatology in general medicine. 7 th ed. New York: McGrawHill;2008.

3.http://default.tabloidnova.com/

4. http://www.facebook.com/photo.php?fbid=145076698884539&set=t.100000587690232

Wallahu a’lam bish showab . .



===


Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua.
Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci....

Barakallahufiikum.semoga bermanfaat
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

--------------------------------

Read More..

Bersin..!!

Setiap orang pasti pernah bersin, iya gak? termasuk saya yang alergi terhadap debu, makanya stiap kali kena debu selalu bersin2. Lalu tahukah temen2 apa yang sebenarnya terjadi ketika kita bersin? nah untuk itu saya akan menulis artikel ini yang akan mengulas tentang apa yang terjadi saat kita bersin.Lebih dulu kita perlu tahu apa sih bersin itu? Bersin adalah keluarnya udara semi otonom yang terjadi dengan keras lewat hidung dan mulut. Udara ini dapat mencapai kecepatan 70 m/detik (250 km/jam). Bersin dapat menyebarkan penyakit lewat butir-butir air yang terinfeksi yang diameternya antara 0,5 hingga 5 µm. Sekitar 40.000 butir air seperti itu dapat dihasilkan dalam satu kali bersin. Nah makanya temen2 kalau bersin sebaiknya menggunakan tissue agar air2 yang mengandung penyakit itu tidak menyebar kemana2. Soalnya saya sendiri pernah ngalamin ada orang disamping saya yang lagi flu maen bersin gitu aja (saya mau menegur juga ga enak), selain flu'nya menular kesaya waktu dia bersin itu busssettt baunya minta ampun mungkin karena air2 yang disemprotkannya itu menyebar kemana2 hhee. malah ngomongin org

Lalu kenapa kalau kita lagi bersin pasti menutup mata? karena syaraf-syaraf yang terdapat di hidung dan mata itu sebenarnya saling berkaitan, sehingga pada saat kita bersin, maka secara otomatis mata kita akan terpejam. Hal ini untuk melindungi saluran air mata dan kapiler darah agar tidak terkontaminasi oleh bakteri yang keluar dari membran hidung. Pada saat kita bersin, secara refleks otot-otot yang ada di muka kita menjadi tegang, jantung akan berhenti berdenyut sesaat. Segera setelah bersin maka jantung akan kembali lagi berdenyut alias berdetak kembali.

Penyebab bersin;1. Aliran udara yang masuk akan melewati rongga hidung yang diselimuti selaput lendir hidung, bila selaput lendir ini terkena dengan bahan-bahan iritan atau alergen maka akan timbul bersin.2. Timbul akibat adanya peradangan (rhinosinusitis), benda asing, infeksi virus, atau reaksi alergi.

Reaksi yang ditimbulkan oleh Bersin;Terjadi gejala alergi yang menimbulkan reaksi,1. Bersin-bersin.2. Hidung gatal.3. Pilek encer.4. Hidung tersumbat.

Bersin sebenarnya berguna menjaga agar hidung tetap bersih, bersin yang terjadi berulang-ulang diharapkan dapat membantu upaya pembersihan dalam rongga hidung.

Ada sedikit hikmah yang belum begitu kita ketahui, bahwa sebenarnya Allah SWT Cinta kepada orang yang Bersin dan Malah Benci kepada Orang yang menguap, namun ada baiknya kita simak Hadist berikut.

Rasulullah bersabda:Dari Abu Hurairah radhiyallahu ta’alaa anhu, Rasulullah bersabda, “Sungguh Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap, maka jika kalian bersin maka pujilah Allah, maka setiap orang yang mendengar pujian itu untuk menjawabnya; adapun menguap, maka itu dari syaitan, maka lawanlah itu sekuat tenagamu. Dan apabil seseorang menguap dan terdengar bunyi: Aaaa, maka syaitan pun tertawa karenanya”.Shahih Bukhari, 6223.

Jantung berhenti berdetak saat kita bersin.Beberapa mahasiswa dari sebuah universitas di Amerika membuat penelitian tentang bersin ini. Mereka ingin tau kenapa manusia bersyukur dan saling mendoakan pada saat bersin. Dari hasil penelitian, ternyata pada saat bersin jantung manusia berhenti berdetak NOL KOMA SEKIAN DETIK. Dan kita tau kalau jantung merupakan organ vital bagi manusia, maka dari itu hendaknya ketika kita bersin mengucap "Alhamdulillah" (segala puji bagi Allah) sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT. Sedangkan orang yang mendengarnya mendo'akan "yarhamukallooh" (semoga Allah merahmatimu), sedangkan orang yg bersin membalas doa'nya "yahdiikumullooh wayushlih baalakum" (semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu).

Semoga artikel ini bermanfaat.. :)
Read More..